Pilih haji dulu atau umrah dulu ?


Assalamualaikum temen-temen yang Budiman. 
Wah gak kerasa besok udah bulan Agustus aja di tahun 2019 ini, benar-benar gak terasa ya. 
Rasanya kayak baru kemarin aja lebaran haji eh Uda mau lebaran haji lagi nih. 
Oiya ngomong-ngomong tentang haji. 
Adakah tahun ini sanak saudara temen-temen yang mau pergi haji? Kalau ada Masya Allah. Kita doakan menjadi haji yang mabrur. 

Nah bicara tentang haji atau umrah ? Kira-kira temen-temen pilih yang mana duluan nih. 
Oke kalau aku pribadi sih pengen banget bisa pergi haji menjalankan semua sunah nabi Muhammad yang menjadi rukun Islam dalam agama muslim . 
Dan haji menjadi cita-cita terbesarku yang aku tulis dalam 1000 mimpiku. 
Tapi apalah dayaku yang saat ini masih harus menabung dan menyisihkan sedikit uang jajan untuk kebutuhan-kebutuhan mendadak. Tapi suatu saat aku tetap ingin pergi haji . Insya Allah jika Allah menghendaki. 

Oiya karena haji itu lama ngantrinya sekitar beberapa tahun baru bisa berangkat aku lebih memilih umrah duluan.  Dengan begitu aku akan lebih cepat berkunjung ke rumah Allah mengunjungi makam Rasul dan tempat sejarah lainnya. 
Tapi inginku juga tetap pergi ibadah haji .


Namun diantara keduanya haji dan umrah. Sebaiknya lebih di utamakan yang mana nih.  
Yuk simak hadist nabi : 
Dikutip dari laman Konsultasi Syariah, ibadah haji lebih utama daripada umroh. Meskipun umroh dilaksanakan ketika Ramadan, keutamaannya tidak bisa menggantikan ibadah haji.
Seperti disabdakan Rasulullah Muhammad SAW dalam riwayat Ahmad dari Abu Hurairah RA.
"Siapa yang haji dan dia tidak melakukan rafats atau tindakan kefasikan, maka dia kembali dalam kondisi seperti bayi yang baru dilahirkan ibunya."
Rasulullah SAW juga menetapkan haji merupakan amalan paling utama setelah jihad fi sabilillah. Sehingga, jumhur ulama menyatakan wajib hukumnya bagi orang yang sudah mampu untuk melaksanakan haji sesegera mungkin.
Seperti dijelaskan oleh Ibnu Qudamah dalam kitab Al Mughni.
"Orang yang wajib melakukan haji dan memungkinkan untuk melakukannya maka wajib segera berhaji, dan tidak boleh ditunda. Dan ini merupakan pendapat yang disetujui Abu Hanifah dan Malik."
Sejumlah dalil di atas menunjukkan keharusan seseorang yang mampu untuk segera berhaji. Sementara bagi yang memiliki dana terbatas, maka harus mendahulukan haji. 
Nah penjelasan di atas sangat jelas ya . 
Dan semoga kita semua bisa pergi haji bersama keluarga ayah dan ibu. Masya Allah .
Hah selalu begitu aku sedikit sensitif dengan hal ini, rasanya begitu mengharukan saat bicara haji pergi ke Ka'bah .tempat suci tanah haram . 
Oh ya Allah semoga aku adalah salah satu tamu mu ya Allah amiiinn . 


No comments